Ancelotti Akan Setia Andalkan 4-4-2 'Berlian'

Reuters
Pada era Jose Mourinho, Chelsea tak sekali dua menggunakan 4-3-3. Didier Drogba diplot jadi penyerang depan, ditunjang Arjen Robben dan Salomon Kalou di kanan dan kiri.
Pun demikian ketika Luiz Felipe Scolari masuk musim panas lalu. Sudah bukan rahasia kalau pria yang akrab disapa Felipao itu cukup getol memainkan empat bek, tiga gelandang dan tiga pemain depan.
Racikan Scolari itu sendiri pada prosesnya tak sedikit menuai kritik. Pertama karena hasil yang dituai Chelsea juga tak bagus-bagus amat dan kedua karena adanya tuntutan menduetkan Drogba dengan Nicolas Anelka.
Sementara Guus Hiddink yang lantas mengisi posisi sementara manajer Chelsea usai Scolari didepak, tampil dengan racikan lebih luwes. Apalagi dia memang dikenal tak punya rumusan baku soal formasi.
Kursi manajer kini beralih lagi ke Carlo Ancelotti. Untuk musim depan, dia pun menegaskan bakal menggunakan formula 4-4-2 'berlian', dengan satu gelandang bertahan dan satu gelandang serang yang siaga di belakang dua penyerang.
"Inilah sistem yang ingin kami pakai sepanjang musim. Sistem ini bagus untuk semua pemain dan memberikan kami kesempatan mengendalikan permainan," bebernya di The Sun.
Adalah faktor keseimbangan yang jadi perhatian utama Ancelotti. Dengan gaya berlian, lini tengah dapat dikuasai dengan adanya gelandang serang dan bertahan yang juga memberikan keleluasan full-back membantu serangan.
"Berguna sangat baik dengan adanya gelandang antara pertahanan dan lini tengah. Juga bekerja dengan baik buat bek kanan dan bek kiri, mereka bisa sering maju," simpul Ancelotti.
Kini tinggal menanti bagaimana keampuhan 'berlian' Ancelotti ini.


0 komentar:
Posting Komentar